Todo mundo sabe que o soberano do Reino de Beizhao, Gao Longqi, é um louco, sombrio e assassino. Yu Chudai nasceu com o dom de ler mentes, acompanhado por uma doença cardíaca, e os médicos previram qu
Pada musim dingin yang kebetulan disinari mentari hangat, Yu Chudai sedang menyalakan tungku dan merebus teh di taman kecil. Kehangatan tungku itu menarik semua hewan peliharaan yang dipelihara bebas di rumahnya, yang kini berkerumun di kakinya untuk mencari kehangatan.
Yu Chudai mengangkat seekor bayi kapibara yang baru lahir lima hari, lalu membelainya di pangkuan. Di sampingnya, dua kapibara dewasa sama sekali tidak peduli anak mereka diambil, hanya sibuk mengunyah rumput kering dan berjemur, tampak santai dan tak acuh.
Makhluk-makhluk besar mirip tikus ini sebenarnya sangat langka. Beberapa tahun lalu, ayah Yu Chudai, Yu Youshi, sedang bertugas di luar negeri. Saat itu, ia melihat utusan asing yang memelihara sekawanan kapibara. Karena tertarik dengan kelucuan dan keluguannya, ia bersusah payah membawa pulang dua ekor sebagai kejutan untuk putrinya yang memang gemar memelihara hewan.
Tak disangka, Yu Chudai benar-benar merawat mereka dengan baik, bahkan kini sudah dua kali beranak.
Ketenteraman siang itu mendadak pecah dengan suara langkah kaki yang tergesa. Yu Youshi bergegas masuk ke taman kecil. Melihat putrinya bermain seperti biasa, langkahnya pun melambat, lalu berubah berat.
Melihat ayahnya berwajah muram, Yu Chudai bertanya, “Biasanya di jam segini, Ayah masih di istana menyusun dokumen. Kenapa hari ini pulang begitu cepat?”
Yu Youshi menatap putrinya yang polos dan tak berdaya. Meski berusaha menahan emosi, ia tetap tak kuasa menutupi kesedihan. “Daidai, panggil kakak dan kakak iparmu ke kamar ibumu. Ada hal penting yang h