Bab 173: Aku Bisa Mengalahkan Sepuluh Orang!
Tidak melewati ujian sekte kami, kau masih ingin bergabung dengan sekte kami?
Tatapan orang-orang di sekitar berubah menjadi aneh, mereka mengira Lin Xiu adalah seseorang yang bermasalah pada otaknya. Sudahlah yang lain, apa Lin Xiu benar-benar mengira dengan kekuatannya semata, dia bisa merajalela di Sekte Lingyun?
Belum lagi para petinggi sekte, ketiga tokoh teragung di sekte saja sudah merupakan eksistensi yang sangat kuat, belum lagi sang ketua sekte yang bahkan mendekati tingkat kekuatan seorang Raja Bela Diri.
Ini bukanlah tempat yang bisa dimasuki secara sembarangan. Meskipun saat itu Lin Xiu mampu membunuh kaum Naga, sekarang Lu Bu tidak ada di sini, dan tempat ini adalah Sekte Lingyun. Jika Lin Xiu ingin pergi, itu benar-benar bukan hal yang mudah untuk dilakukan.
"Benar, aku memang tidak datang untuk berpartisipasi dalam ujian, aku datang untuk menjadi sesepuh di sekte kalian!" Saat Lin Xiu mengucapkan kata-kata ini, senyuman tipis yang menyebalkan terukir di wajahnya.
Melihat senyuman itu, Su Long dan Shuang'er sama-sama tahu bahwa Lin Xiu hendak membuat keonaran!
Benar sekali, Lin Xiu memang hendak membuat keonaran. Tepat saat elang bersisik raksasa itu berada sepuluh tombak di atas tanah, Lin Xiu melompat turun dari langit, menghantamkan kedua kakinya ke tanah hingga menciptakan sebuah lubang yang dalam.
Bum!
Benar, begitulah cara kemunculan yang sangat memukau!
Suara dentuman keras ini seketika menarik perhatian semua orang di tempat itu. Mereka melihat seorang pemuda turun dari langit tanpa mengalami cedera sedikit pun. Betapa tangguhnya fisik itu, betapa kuatnya kekuatan itu?
"Siapa dia? Kenapa aku belum pernah melihatnya sebelumnya?"
"Dia sepertinya turun dari punggung elang bersisik raksasa itu, sebenarnya siapa dia?"
"Siapa pun dia, pemuda ini terlihat sangat tampan!"
"Kalian lihat dia, aura kekuatannya begitu kuat. Dilihat dari gayanya, dia jelas bukan orang sembarangan!"
"..."
Semua orang memperbincangkan Lin Xiu, dan kata-kata yang mereka ucapkan tentu saja terdengar olehnya. Lin Xiu menopang kedua tangannya di punggung, dia mengangkat dagunya, dengan senyuman tipis di wajahnya seolah segala hal di dunia ini sama sekali tidak masuk di matanya.
"Yang mulia, kalau boleh tahu siapa Anda?" Tatapan orang-orang tertuju pada Lin Xiu saat seseorang maju satu langkah dan berbicara.
"Panggil kultivator terkuat di tempat kalian untuk keluar, Tuan Muda ini ingin menghajar sepuluh orang sekaligus!" ucap Lin Xiu dengan rona wajah yang tenang.
Begitu mendengarkan ucapan itu, orang-orang sontak terkejut. Pemuda berpenampilan luar biasa ini, bagaimana bisa dia mengucapkan kata-kata yang begitu angkuh? Dia benar-benar ingin melawan sepuluh orang sekaligus?
"Apa yang baru saja dia katakan? Ingin melawan sepuluh orang?"
"Tadi dia melompat turun dari atas elang bersisik raksasa, mungkinkah dia murid baru yang diterima oleh Sesepuh Lu Ting?"
"Siapa pun dia, ini terlalu arogan! Aku harus maju dan memberinya pelajaran!"
"..."
Ucapan Lin Xiu yang begitu arogan benar-benar mengejutkan banyak orang, dan setelah itu mereka merasa sangat geram. Sekalipun dia adalah murid Sesepuh Lu Ting, lantas kenapa? Apakah pantas menghina orang lain separah ini?
Belum pernah ada di antara mereka yang melihat seseorang begitu arogan, sehingga suasana seketika menjadi riuh penuh kemarahan.
"Aku, murid pelataran dalam Lin Rentao, ingin menantang Yang Mulia!"
"Aku, murid pelataran dalam Zhang Jiahong, ingin menyaksikan kekuatan Yang Mulia!"
"Aku, murid pelataran dalam..."
"Aku..."
Satu demi satu murid Sekte Lingyun telah berdiri. Mereka menatap ke arah Lin Xiu secara bersamaan, dengan sorot mata yang dipenuhi ketidakpuasan dan kemarahan.
"Bagus, jangan buang-buang waktu lagi, majulah kalian secara bersamaan! Jika kalian mampu menahan satu jurus dari Tuan Muda ini, aku anggap aku yang kalah!" Lin Xiu menyeringai lebar, menampilkan senyuman di wajahnya.
Membuat keonaran? Tepat sekali, Tuan Muda ini memang datang untuk membuat keonaran dan unjuk kekuatan. Jika tidak membiarkan mereka menyaksikan sendiri kekuatan Tuan Muda ini, bagaimana bisa aku berpijak di Sekte Lingyun ini kedepannya?
Lin Xiu tidak pernah merasa masalah yang dihadapinya terlalu besar. Saat turun tadi, dia telah menyadari ada seorang gadis kecil di sini, dan di atas kepala anak itu melayang sebuah kotak harta karun. Begitu melihatnya, Lin Xiu tentu saja memikirkan cara untuk mendapatkan kotak harta karun tersebut. Namun, dengan begitu banyaknya orang di sini, jika Lin Xiu secara gegabah mengulurkan tangan untuk menyentuh kepala gadis kecil itu, adalah sebuah keajaiban jika dia tidak disangka sebagai orang cabul.
Gadis kecil paling mengagumi seorang pahlawan, dan hal itu juga sesuai dengan sifat Lin Xiu yang suka pamer. Menghajar sepuluh orang sekaligus, sama sekali tidak ada masalah.
Adapun apakah hal itu akan membuat orang-orang di sini kehilangan muka—apa urusannya dengan Lin Xiu?
Kesepuluh orang itu tadinya sudah sangat geram pada Lin Xiu, dan sekarang Lin Xiu malah menyuruh mereka maju bersama-sama, benar-benar meremehkan orang lain.
"Serang!" Kesepuluh orang itu menerjang Lin Xiu secara serempak, dari sisi kiri dan kanan, depan dan belakang, dari segala arah. Terlebih lagi tingkat kultivasi mereka sudah berada di atas Alam Roh Bela Diri. Jika kekuatan orang-orang ini digabungkan, bahkan lawan setingkat Alam Kekosongan Bela Diri pun tidak akan mampu menghadapinya dengan mudah. Mereka sama sekali tidak percaya Lin Xiu memiliki kekuatan setingkat Alam Roh Bela Diri.
Hembusan angin telapak tangan menderu, kilatan pedang menusuk ke arah Lin Xiu, bayangan bilah pedang menebas turun dari atas kepala Lin Xiu... Berbagai serangan seolah turun menimpa tubuh Lin Xiu dalam sekejap.
"Pemuda ini terlalu arogan, apa dia benar-benar mengira dirinya bisa bertarung melawan begitu banyak kakak seperguruan?"
"Bahkan para murid inti pun tidak berani bersikap se-arogan ini!"
"Kali ini jika dia tidak mati, setidaknya lapisan kulitnya pasti akan terkelupas!"
"..."
Para murid lainnya memasang ekspresi penuh kepuasan atas penderitaan orang lain. Mereka menatap Lin Xiu secara bersamaan, ingin melihat bagaimana pemuda ini menghadapi para tokoh kuat di sini.
Pada saat ini, langkah kaki Lin Xiu menjejak tanah, tubuhnya tiba-tiba mundur ke belakang. Terlihat sebuah penggaris hitam pekat muncul di telapak tangannya. Sosok Lin Xiu bergerak bagaikan teleportasi seketika, sudah menjauh dari hadapan orang banyak.
Tidak satupun dari semua serangan itu yang mampu mengejar Lin Xiu. Para kultivator Alam Roh Bela Diri ini bagaimana mungkin bisa menandingi teknik langkah kilat Lin Xiu? Mereka bahkan sama sekali tidak bisa menangkap bayangan tubuh Lin Xiu, apalagi mendaratkan serangan.
"Kekuatan kalian, hanya sebatas ini saja kah?" Senyuman tipis terukir di wajah Lin Xiu yang kini telah berdiri di luar lingkaran kesepuluh orang itu.
"Jika punya kemampuan, jangan lari!"
"Benar, jika kau punya kekuatan, hadapi serangan kami secara langsung!"
"Kau hanya mengandalkan ilmu meringankan tubuh yang cepat saja!"
"..."
Kesepuluh orang itu langsung berteriak dengan lantang.
"Berhadapan langsung dengan kalian? Baik, kalau begitu, aku tidak akan bermain-main lagi dengan kalian, satu jurus untuk menghabisi kalian!" ucap Lin Xiu. Pada penggaris hitam pekat itu, terlihat kobaran api berwarna merah menyala membara.
Di dalam paket hadiah teknik pertarungan tingkat bumi sebelumnya, Lin Xiu hanya memeras sistem untuk mendapatkan satu jurus Penggaris Pembelah Ombak Api, serta Penggaris Berat Xuan ini. Namun, itu sudah lebih dari cukup. Jurus ini telah disempurnakan di dunia ini dan sekarang menjadi teknik bela diri tingkat bumi kelas atas. Dari segi kekuatan, itu sudah lebih dari cukup untuk menghadapi orang-orang di hadapannya ini.
Jika dia menggunakan api surgawi untuk memadukannya, kekuatannya bahkan bisa mencapai tingkat teknik bela diri tingkat surga.
Kekuatannya saat ini sudah lebih dari cukup!
"Gunakan teknik bela diri terkuat bersama-sama!"
"Tidak tahu hidup mati, dia sama sekali tidak akan menjadi tandingan kita!"
"Serang!"
Kesepuluh murid pelataran dalam Sekte Lingyun itu melancarkan serangan secara serempak. Berbagai teknik bela diri beterbangan menyambar ke arah Lin Xiu.
Sudut bibir Lin Xiu terangkat naik. Terlihat sebuah lidah api muncul pada penggaris hitam di tangannya, yang kemudian ia ayunkan ke arah kesepuluh orang di depannya.
Gelombang api berwarna merah menyala seketika melonjak keluar, menghantam kesepuluh orang itu hingga terpental bersamaan, dan semuanya menderita luka yang tidak ringan.
Sepuluh orang, semuanya dikalahkan oleh Lin Xiu dalam satu jurus!