Tentang buku baru
Cerita ini secara resmi telah berakhir di sini.
Setiap kali menulis cerita baru, aku selalu penuh semangat, namun saat mencapai akhir, aku begitu mencurahkan perasaan hingga sulit untuk melepaskan.
Namun manusia harus terus berkembang.
Perjalanan ini hampir tiga bulan, meski kadang merasa putus asa, aku sangat beruntung memiliki pembaca yang selalu mendukung, sehingga aku tidak merasa sendirian.
Sebenarnya aku pribadi sangat kurang rasa aman, jadi setiap hal yang kulakukan selalu direncanakan terlebih dahulu. Walaupun awalnya performa tulisan cukup baik, namun kemudian data menurun sehingga editor menyarankan untuk memulai buku baru. Rencana dan kerangka awal harus kuganti, memang agak disayangkan.
Namun alur utama sudah kuselesaikan. Karena buku ini berfokus pada kisah percintaan, aku tidak terlalu menggambarkan latar besar dan rumit.
Aku biasanya menulis dalam rangkaian cerita.
Buku baru akan berkisah tentang Ji Nan Sheng atau pasangan lain yang tersisa dalam cerita ini. Pasangan sampingan dari buku ini akan muncul di karya lain nanti, yang juga tidak akan klise, jadi kalian bisa tenang. Buku baru juga akan aku diskusikan segera di grup pembaca (grup QQ: Qi Liang Liang Qi Yi Qi Ling Si Lima) dan akun Weibo-ku adalah Nan Xiang Cha Cha, bagi yang berminat bisa mengikuti.
Terakhir, sedikit curhat, aku ini orangnya selalu serius dalam segala hal. Jadi jika aku tidak punya cukup waktu, aku tidak akan memulai karya baru. Novel panjang sebelumnya aku pertahankan tanpa jeda selama setengah tahun. Meskipun ‘Wan Wan’ ini tidak terlalu panjang, aku tetap berusaha sungguh-sungguh, bahkan begadang demi tidak menunda update keesokan harinya. Bahkan malam Tahun Baru aku tetap menulis sambil mendengarkan suara kembang api. Sikapku ini sudah sepadan dengan usaha yang kuberikan. Aku berharap karya-karya berikutnya bisa terus mendapat dukungan kalian, dan tentu saja aku selalu terbuka untuk kritik dan saran demi peningkatan diri.
Setelah hampir setengah tahun di ‘Lai Ruo Chu’, aku bertemu beberapa sesama penulis yang sepemikiran, juga kalian yang sangat menyenangkan. Aku merasa sangat beruntung.
Selesainya sebuah buku menandai bahwa semua yang lalu telah menjadi masa lalu, baik maupun buruk adalah awal yang baru. Semoga di masa depan aku masih bisa menulis tokoh utama yang disukai para pembaca, salam hangat.
Di sini aku sertakan pembukaan cerita sahabat Wan Wan, Nan Sheng, serta cerita baru ‘Li Nian Zhi’ yang sudah mencapai 5000 kata, bisa kalian simpan terlebih dahulu. Sampai jumpa di buku berikutnya, jika ada rejeki.
…
Judul: Menjadikan Bintang sebagai Penjara untukmu
Sinopsis:
Siapakah Ji Nan Sheng?
Dikenal sebagai dewi murni dunia hiburan di Kota Nanyang, hanya dengan wajahnya dia bisa meraih gelar aktris terbaik tanpa perlu bakat akting yang hebat.
Pada awal kisah, dia memiliki cinta sejatinya, dan dia memiliki pengikut setia. Demi meraih ketenaran, dia dengan berani mempersembahkan dirinya di hadapannya, namun akhirnya harus menanggung dosa dan pergi jauh meninggalkannya.
Pada tahun itu, di ketinggian tiga puluh ribu kaki, terjadi kebakaran hebat.
Bersamaan dengan itu media melaporkan kematian tragis bintang film terkenal.
Lima tahun kemudian, dia bangkit kembali, mengenakan gaun putih yang anggun, merambat ke lehernya, tersenyum manis, “Tuan Huo, apakah Anda memerlukan pacar kecil yang manis dan penurut?”
Pria itu menundukkan kepala, mengangkat dagunya, “Apa alasan pasti harus kamu?”
“Karena aku cantik.”
Sejak hari itu, karier Ji Nan Sheng di dunia hiburan berjalan lancar, dalam setahun dia kembali berdiri di atas panggung Oscar, bahkan tersiar kabar akan menjadi istri Tuan Huo, membuat banyak wanita di Kota Nanyang iri.
Namun tak ada yang tahu, semua yang direncanakan dengan matang hanyalah babak akhir dari jalan buntu.
—Jika mencintaimu adalah rahasia yang tak bisa kuungkapkan, maka aku rela menghabiskan sisa hidupku bersamamu dalam sandiwara ini.